ditulis oleh : Duddy Arisandi
Dewasa ini system pendidikan vokasi sedang mendapatkan perhatian kusus dari Pemerintah RI, yang dituangkan dalam program revitalisasi pendidikan vokasi di Indonesia.
Dalam sejarah pengembangan institusi pendidikannya, Politeknik Manufaktur Bandung membaginya dalam termin :
Untuk mewujudkan penerapan Industrial Based Education maka beberapa hal berikut harus dipadukan secara terintegrasi : Visi & misi, Kurikulum dan silabus, Teori dan praktek, Staf pengajar dan teknisi, Proses pendidikan, Pengendalian, Keterkaitan eksternal. Pada perkuliahannya diterapkanlah model 3-2-1 : 3 semester awal di kampus, 2 semester di industri, dan 1 semester di Industri. Industri yang dimaksud dapat berupa industri di luar kampus ataupun industri di dalam kampus. Distribusi minggu perkuliahan dilaksanakan menggunakan system Blok : 1 minggu teori kemudian diikuti dengan 2 minggu praktik secara kontinyu dalam 1 semester.
Praktik produksi dan industri (selama 1 tahun di industri) penting dilakukan, mengingat :
Kesimpulan yang didapat dari seminar ini adalah : Model 3-2-1 merupakan salah satu pendekatan di dalam pelaksanaan pendidikan untuk mendekatkan suasana indistri kepada mahasiswa, yang pada penerapannya harus dievaluasi secara comprehensive dan diterjemahkan ke dalam kurikulum. Dan pada pelaksanaannya harus berkolaborasi dengan pemangku kepentingan karena adanya tarik ulur kepentingan.
Demikianlah pemaparan yang disampaikan oleh pemateri seminar : Dr. Ismet P. Ilyas, BSMET, M.Eng.Sc. dalam seminar sehari bertemakan Kurikulum 3-2-1 yang diselenggarakan di Akademi Teknik Soroako pada Hari Selasa / 10-01-17 yang dimoderatori oleh Ir. Duddy Arisandi, S.T., M.T.
Dewasa ini system pendidikan vokasi sedang mendapatkan perhatian kusus dari Pemerintah RI, yang dituangkan dalam program revitalisasi pendidikan vokasi di Indonesia.
Dalam sejarah pengembangan institusi pendidikannya, Politeknik Manufaktur Bandung membaginya dalam termin :
- Tahun 1975-1985, penerapan practical based dengan sasaran skill intensive.
- Tahun 1985-1995, penerapan production based dengan sasaran technological intensive.
- Tahun 1995-2005, penerapan engineering based dengan sasaran design & engineering.
- Tahun 2015-2015, penerapan industrial based dengan sasaran knowledge based engineering & technologi.
- Tahun 2015-2025, penerapan knowledge & enterprised based, dengan sasaran collaboration & strategic alliance.
Untuk mewujudkan penerapan Industrial Based Education maka beberapa hal berikut harus dipadukan secara terintegrasi : Visi & misi, Kurikulum dan silabus, Teori dan praktek, Staf pengajar dan teknisi, Proses pendidikan, Pengendalian, Keterkaitan eksternal. Pada perkuliahannya diterapkanlah model 3-2-1 : 3 semester awal di kampus, 2 semester di industri, dan 1 semester di Industri. Industri yang dimaksud dapat berupa industri di luar kampus ataupun industri di dalam kampus. Distribusi minggu perkuliahan dilaksanakan menggunakan system Blok : 1 minggu teori kemudian diikuti dengan 2 minggu praktik secara kontinyu dalam 1 semester.
Praktik produksi dan industri (selama 1 tahun di industri) penting dilakukan, mengingat :
- Mengikutsertakan/melibatkan peserta didik pada penyelesaian kasus-kasus riil yang dihadapi industri sesuai dengan program studinya.
- Menerapkan pengetahuan, keterampilan dan keahlian dasar yang telah dipelajari/didapatkan.
- Latihan nyata dari / di industri yang akan memberikan pengalaman, motivasi, dan sikap etika kerja industri.
- Memahami dan menghayati suasana/kondisi lapangan/tempat kerja yang sebenarnya.
Kesimpulan yang didapat dari seminar ini adalah : Model 3-2-1 merupakan salah satu pendekatan di dalam pelaksanaan pendidikan untuk mendekatkan suasana indistri kepada mahasiswa, yang pada penerapannya harus dievaluasi secara comprehensive dan diterjemahkan ke dalam kurikulum. Dan pada pelaksanaannya harus berkolaborasi dengan pemangku kepentingan karena adanya tarik ulur kepentingan.
Demikianlah pemaparan yang disampaikan oleh pemateri seminar : Dr. Ismet P. Ilyas, BSMET, M.Eng.Sc. dalam seminar sehari bertemakan Kurikulum 3-2-1 yang diselenggarakan di Akademi Teknik Soroako pada Hari Selasa / 10-01-17 yang dimoderatori oleh Ir. Duddy Arisandi, S.T., M.T.