Politeknik Sorowako kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan siap kerja melalui pelepasan mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi (TRPF) untuk mengikuti program On the Job Training (OJT). Kegiatan pelepasan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan akademik mahasiswa menuju dunia industri yang sesungguhnya.
Kegiatan ini, diawali dengan sambutan dari Wakil Direktur 3 bagian kemahasiswaan dan alumni, Bapak Sabil, S.T., M.T., dalam kesempatan ini beliau memberikan semangat kepada seluruh mahasiswa yang akan menjalani program OJT dan berpesan agar mahasiswa mampu berkarya dengan baik dan menciptakan suasana yang lebih baik lagi ditempat OJT masing-masing.
Pelepasan secara resmi dilakukan langsung oleh Direktur Politeknik Sorowako, Bapak Harjuma, S.S.T., M.T. Beliau menjelaskan, Program OJT merupakan bagian integral dari kurikulum berbasis praktik yang dirancang untuk menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Melalui program ini, mahasiswa TRPF akan terjun langsung ke lingkungan kerja profesional, mengaplikasikan kompetensi teknis pengelasan dan fabrikasi, sekaligus membangun etos kerja, disiplin, serta budaya keselamatan kerja yang menjadi standar industri. Beliau jga menegaskan bahwa dengan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sudah cukup menjadi bekal para mahasiswa untuk terjun ke industri.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan dokumen OJT ke pewakilan mahasiswa sesuai Perusahaan Lokasi OJT masing-masing. Untuk tahun ini mahasiswa yang melakukan OJT ada 34 orang mahasiswa yang terdistribusi di 4 perusahaan, yaitu, PT. Hoayue Nickel Cobalt Morowali 19 orang, PT. Trias Adhian Dwijaya 2 orang PT. Truba Jaga Cita 4 orangdan PT. Vale Indonesia Tbk. 9 orang. Dokumen ini diserahkan oleh Wakil Direktur 1 bidang akademik.
Program On the Job Training ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara Politeknik Sorowako dan dunia industri dalam mendukung pengembangan kompetensi vokasional yang relevan dan berdaya saing. Tidak hanya memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, OJT diharapkan menjadi bekal strategis dalam membentuk lulusan TRPF yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi tantangan industri nasional maupun global.
Dengan dilepasnya mahasiswa TRPF untuk mengikuti OJT, Politeknik Sorowako menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan vokasi yang konsisten menghadirkan pembelajaran kontekstual dan berorientasi pada kebutuhan industri. Harapannya, para mahasiswa dapat kembali dengan pengalaman berharga, wawasan baru, serta kontribusi positif bagi pengembangan institusi dan dunia kerja di masa depan.
