
Sorowako, 17 Juni 2025 – Sebuah tonggak sejarah baru tercatat dalam dunia pendidikan vokasi di Indonesia Timur. Akademi Teknik Soroako (ATS) secara resmi telah berubah bentuk menjadi Politeknik Sorowako, setelah menerima Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Serah terima SK dilaksanakan secara simbolis oleh LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara kepada Ketua Yayasan Pendidikan Sorowako, bertempat di Gedung Ontaeluwu, Sorowako.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh jajaran Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Sorowako yang juga merupakan perwakilan dari PT Vale Indonesia. Hadir di antaranya Ketua Yayasan Firman Fauzie, Wakil Ketua Yufendy Munda, Dewan Pembina Gustaf Ganna Songgo, serta Dewan Pengawas Febrin Sitorus. Turut hadir Kepala LLDIKTI IX Dr. Andi Lukman, M.Si., Ketua Tim Kerja Pengembangan dan Kelembagaan Perguruan Tinggi Andi Wali Takhri, S.E., M.Ak., Prof. Dr. Jasruddin, M.Si., para kepala sekolah di bawah naungan yayasan, dosen, instruktur, pegawai, serta seluruh mahasiswa Politeknik Sorowako.

SK perubahan bentuk dibacakan langsung oleh Bapak Andi Wali Takhri, yang menyampaikan bahwa terhitung sejak 20 Mei 2025, Akademi Teknik Soroako resmi beralih status menjadi Politeknik Sorowako. Institusi ini kini menaungi tiga program studi:
1. Pemeliharaan dan Perbaikan Mesin (D3)
2. Teknologi Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi (Sarjana Terapan)
3. Rekayasa Perancangan Mekanik (Sarjana Terapan)

Setelah pembacaan SK, dilakukan penandatanganan berita acara oleh perwakilan Yayasan dan ATS, disaksikan seluruh tamu undangan. Penyerahan SK secara langsung dilakukan oleh Dr. Andi Lukman kepada Ketua Yayasan Firman Fauzie.
Transformasi ini menandai awal babak baru Politeknik Sorowako dalam mengembangkan pendidikan vokasi yang lebih luas dan relevan dengan kebutuhan industri masa kini dan masa depan. Semangat baru, nama baru, dan komitmen baru untuk mencetak tenaga kerja terampil dan berdaya saing.


